Latest News

Goa Kiskendo: Atap Aliran Sungai yang Menawan


Assalamualaikum Para Pengelana
      Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya mengunjungi Goa Kiskendo.  Ini kali kedua saya mengunjungi goa tersebut.  Pertama kali berkunjung kesana, saya kurang persiapan.  tidak membawa senter dan kamera untuk dokumentasi.  Ditambah lagi dengan kondisi cuaca saat itu sedang hujan sehingga saya tidak puas mengeksplorasi Goa Kiskendo.  Belajar dari pengalaman waktu itu, kali ini saya tidak ingin kecewa.  Berhubung cuaca sedang bagus, akhirnya berangkatlah saya ke Goa Kiskendo.

      Goa Kiskendo terletak di Desa Trayu, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah.  Dari Kota Kendal sekitar 15 km ke arah Boja lewat Kaliwungu.  Jika kita dari Kota Semarang, bisa ke Ngaliyan atau ke Gunungpati terlebih dahulu kemudian ke arah Boja.  Sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi pemandangan perkebunan karet dan jati.  Hawa di sana juga sangat sejuk dan segar.
     Petunjuk arah menuju lokasi Goa Kiskendo bisa dikatakan sangat sedikit.  Jika kita berangkat dari arah Kaliwungu, maka kita akan menemukan petunjuk arah menuju Goa Kiskendo.  Saya biasanya berpatokan dengan Alfam*rt di kiri jalan, sedangkan jalan menuju ke Goa Kiskendo ada di kanan jalan atau di seberang Alfam*rt.  Setelah memasuki jalan tersebut, terus saja jalan hingga bertemu pemakaman yang kedua.  Di antara dua pemakaman itu kita akan melewati jembatan.  Di depan makam kedua ada jalan belok ke kiri.  Masuk ke jalan itu.  Setelah bertemu penginapan, berarti kita sudah dekat dengan lokasi goa.


     Lahan parkir di lokasi Goa Kiskendo cukup luas dengan tarif parkir Rp 2.000,- untuk kendaraan roda dua.  Tidak ada loket khusus untuk membeli tiket.  Ketika kita sampai di lokasi dan memarkirkan kendaraan, biasanya petugas langsung menghampiri kita sembari memberikan karcis masuk dan parkir.  Untuk karcis masuk dikenakan tarif Rp 5.000,- per orang.
     Dari tempat parkir menuju ke goa tidaklah terlalu jauh.  Pegunjung juga tak begitu ramai, biasanya didominasi oleh pasangan muda-mudi.  Pertama kali kita akan disambut oleh Goa Lawang.  Goa ini bak pintu masuk menuju ke goa-goa lainnya yang ada di lokasi tersebut.  Di sana kita sudah dapat mendengar suara gemericik air.

     Setelah itu, di dinding sebelah kanan akan kita temui Goa Kampret, Goa pertapaan dan Goa Kempul.  Untuk memasuki ketiga goa tersebut kita membutuhkan senter sebagai alat penerangan karena kondisi di dalam goa sangatlah gelap.  Di dalam goa dapat kita temui stalagmit dan stalagtit berusia ratusan tahun dengan air yang masih terus menetes pada ujungnya yang runcing.  Selain itu, di goa ketiga atau Goa Kempul memiliki keunikan.  Jika dinding-dinding goa kita pukul-pukul, maka akan menimbulkan suara dengan nada berbeda seperti suara alat musik gong atau kempul.

     Puncak dari penelusuran Goa Kiskendo adalah pemandangan aliran sungai yang mengalir di dalam goa dan langsung menuju pintu keluar.  Dinding-dinding batu berhias stalagmit dan stalagtit yang merdiri kokoh menjadi semacam atap penutup yang melindungi aliran sungai.  Jika arus sungai tidak terlalu deras, kita dapat sedikit mencicipi sensasi kesegaran berendam di aliran sungai tersebut.

    Bagi yang hobi vertical caving atau rappeling, Goa Kiskenda patut dicoba.  Lokasinya dari parkiran menuju ke bumi perkemahan.  Di bumi perkemahan akan ditemui semacam jembatan dari kayu yang di bawahnya merupakan lokasi sungai di dalam goa tadi.  Para pecinta kegiatan vertical caving atau rappeling sering melakukan aksinya di tempat tersebut.

    Sekadar tips jika mau berkunjung ke Goa Kiskendo, jangan lupa membawa senter karena kondisi goa-goa yang ada di dinding bagian kanan sangatlah gelap.  Selain itu, gunakanlah alas kaki yang anti slip agar tidak terpeleset saat menyusuri goa.  Kemudian untuk kaum hawa saya sarankan jangan mengenakan rok. Gunakanlah celana yang longgar, jangan terlalu ketat.  Jika tetap ingin menggunakan rok, lebih baik mengunakan rok yang lebar agar tidak kesulitan melangkah.  Terakhir, tidak ada salahnya membawa baju ganti mengingat kurang lengkap rasana kesenangan di sana jika tidak basah-basahan di sungai.  Ayo kunjungi Goa Kiskendo, nikmati pesonanya, dan jangan lupa lindungi alamnya agar tetap lestari.

Recent Post