
Semenjak novel 5cm diangkat ke layar lebar, kegiatan mendaki gunung semakin bertambah peminatnya. Dalam film, 5cm semakin jelas menggambarkan betapa seru dan menyenangkan terlibat dalam sebuah ekspedisi pendakian. Ditambah lagi dengan penggambaran panorama alam Gunung Semeu yang memang menawan, sehingga makin banyak orang penasaran seperti apa rasanya mendaki gunung itu.
Nah, kali ini saya akan menulis tentang sebuah gunung di Jawa Tengah yang belakangan ini menjadi gunung yang sering didaki. Yaitu Gunung Andong. Namanya memang tidak setenar tetangganya, Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Namun gunung ini cukup ngehits bagi para pendaki di sekitar Jateng-DIY. Baik pendaki yang sudah pro atau pun yang masih newby.
Saking ramahnya dengan pendaki, jadi jangan heran jika saat mendaki gunung ini akan menemukan pendaki yang tampilannya seperti mau main ke mall. Namanya juga pendaki newby, tida perlu bawa carier berat-berat. Yang penting bisa narsis di puncak gunung. Asalkan jangan lupa untuk membawa turun kembali sampahnya hingga ke basecamp dan tidak meninggalkan jejak yang macam-macam selain jejak kaki di tanah.
Mencari basecamp pendakian Gunung Andong tidaklah sulit. Ada banyak basecamp yang bertebaran di sekitar lereng Gunung Andong. Silakan lewat jalan raya Yogya-Semarang. Jika sudah sampai Secang, Kabupaten Magelang, ambil jalan arah Grabag. Nanti akan ketemu pasar Grabag. Silakan bertanya dengan orang-orang di pasar arah menuju basecamp pendakian Gunung Andong. Letaknya tida terlalu jauh dari Pasar Grabag.
Sampai sekarang Gunung Andong masih diminati. Baik dari pendaki yang telah berhasil menaklukkan puncak-puncak tinggi, atau pun pendaki yang baru saja mulai mendaki. Sudah pro atau masih newby tidak jadi masalah. Yang penting sama-sama mengunjungi, sama-sama menikmati panorama dan keindahan alamnya, serta sama-sama menjaga kelestarian Gunung Andong agar pendaki-pendaki newby di masa mendatang tidak kehilangan tempat untuk berlatih dan menjadi pendaki yang pro.