Latest News

Tawangmangu, Diengnya Karesidenan Surakarta



     Siapa yang tidak kenal Dataran Tinggi Dieng yang tersohor itu?  Pasti Para Pengelana semua tau kan?  Setidaknya pernah meihat liputannya di layar kaca.  Apa lagi di penghujung bulan Juli hingga awal Agustus tahun 2015 ini tengah berlangsung agenda tahunan Festival Budaya Dieng.  Tentu dataran tinggi yang mendapat julukan Negeri di Atas Awan itu semakin ramai dengan pengunjung.
     Tapi tau kah anda bahwa di Jawa Tengah ada juga tempat yang tak kalah seru dari Dataran Tinggi Dieng?  Yup, tempat itu adalah Tawangmangu.  Terletak di lereng Gunung Lawu, tepatnya di Kabupaten Karanganyar, jawa Tengah.  Tak jauh beda dengan Dieng yang terletak di perbatasan kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Banjarnegara, Tawangmangu juga menyajikan pemandangan alam yang mempesona.  Di sepanjang jalan juga berjejer penginapan-penginapan tempat untuk para pengelana menginap dan beristirahat.

     Tawangmangu berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut.  Dengan ketinggian seperti itu, sudah pasti Tawangmangu memiliki udara yang sejuk, bahkan cenderung dingin.  Seperti daerah-daerah bersuhu dingin pada umumnya, Tawangmangu cocok sekali dijadikan lokasi perkebunan.  mulai dari kebun sayur mayur hingga kebun teh dapat ditemukan di sini.
     Selain perkebunan, Tawangmangu juga memiliki beberapa destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi.  Antara lain adalah Candi Cetho, Candi Sukuh, Air Terjun Jumog, Air Terjun Pringgodani, dan yang paling ngehits di Tawangmangu adalah Air Terjun Grojogan Sewu.  Air Terjun Grojogan Sewu memiliki ketinggian 81 meter.  Selain menawarkan keindahan alam dan pesona air terjun yang menawan, Air Terjun Grojogan Sewu juga menyediakan dua buah kolam renang.  Satu kolam renang untuk anak-anak, satu lagi kolam renang untuk dewasa.  Pihak pengelola juga menyediakan sarana out bound yang mengasikkan.  Hal itu membuat wisata ke air terjun bukan hanya sekadar basah-basahan di air yang meluncur dari ketingian.
     Di dalam komplek objek wisata Air Terjun Grojogan Sewu juga terdapat deretan pedagang sate ayam dan kelinci.  Sate ayam dibanderol dengan harga Rp 10.000 sedangkan sate kelinci seharga Rp 12.000 per porsinya.  Ngomong-ngomong soal makanan, Para Pengelana dianjurkan hati-hati jika membawa bekal cemilan dan minum.  Karena di sekitar Air Terjun Grojogan Sewu dihuni oleh kawanan kera.  Sepertinya mereka telah hafal akan kehadiran para pengunjung sehingga mereka suka mendekat dan tak jarang merampas bekal yang kita bawa.
     Tiket masuk wisata Air Terjun Grojogan Sewu dapat diperoleh seharga Rp 15.000 per orang.  setelah melewati loket, kita harus menuruni ratusan anak tangga (mugkin ribuan) sebelum akhirnya kita dapat menikmati indahnya Air Terjun Grojogan Sewu.  Sedangkan untuk kolam renang dan permainan out bound dikenakan tarif sendiri di luar tarif masuk air terjun.
     Selain objek wisata yang telah di sebutkan di atas, di Tawangmangu juga terdapat Basecamp Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang.  Lokasinya berada di perbatasan Kabupaten Karanganyar di Jawa tengah dengan Kabupaten Magetan di Jawa Timur.  Sekitar 200 meter dari Cemoro Kandang terdapat Cemoro Sewu yang juga Basecamp Pendakian Gunung Lawu yang ada di Kabupaten Magetan.  Tak jarang para pendaki memulai pendakian melalui Cemoro Kandang lalu pulang melewati Cemoro Sewu atau sebaliknya.
     Demikianlah sekilas tentang destinasi wisata di Tawangmangu.  Untuk menuju ke sana tidaklah sulit.  Dari arah Kota Surakarta, jalan saja menuju Kabupaten Karanganyar/Kabupaten Magetan.  Kondisi jalan beraspal mulus.  Hanya saja terdapat banyak sekali belokan dan tanjakan.  Setiba di Tawangmangu, ada banyak sekali petunjuk arah yang akan membimbing kita menuju destinasi wisata yang ingin kita kunjungi.  Tidak ada salahnya jika membawa jaket, sarung tangan atau syal karena suhu di sana amat dingin.  Selamat mengunjungi Tawangmangu.  Nikmati keindahan alamnya.  Dan jangan lupa lindungi kelestariannya.


Recent Post