Siapa yang tidak kenal dengan Insinyur Soekarno atau yang akrab disapa Bung Karno. Sang Proklamator yang lihai berpidato ini tentu tersohor bahkan hingga ke mancanegara. Nah, jika para pengelana sedang ada di Blitar, jangan lupa untuk mampir ke makam beliau. Tentu dengan tujuan berziarah dan mendoakan agar Presiden Pertama bangsa ini dapat beristirahat dengan tenang. Jangan hanya untuk foto-foto.
Makam Bung Karno telah menjadi icon bagi Kota Blitar. Oleh karenanya Kota Blitar mendapat julukan Kota Proklamator atau Bumi Bung Karno.Hampir setiap hari, komplek Makam Bung Karno tidak pernah sepi pengunjung. Ada saja orang berkunjung ke sana baik dari dalam maupun luar kota.
Selain Makam tempat dikebumikannya Bung Karno, kita juga dapat menjumpai Museum Bung Karno, Perpustakan Bung Karno, juga Gong Perdamaian. Untuk Perpustakaan dan Museum dapat kita jumpai di sisi selatan komplek Makam Bung Karno. Bangunan Perpustakaan dan Museum saling berhadapan. Di antaranya terdapat patung Bung Karno yang menjadi spot foto paling diminati oleh para pengunjung.
Perpustakaan Bung Karno berisi buku-buku. Di Dalamnya juga terdapat ruangan khusus yang berisi buku-buku tentang Bung Karno. Sayangnya pengunjung yang boleh meminjam buku di perpustakaan ini hanyalah pengunjung yang memiliki KTP Kota Blitar. Jika pengunjung dari luar Kota Blitar hanya boleh dibaca di tempat. Sedangkan Museum Bung Karno berisi gambar dan foto-foto dokumentasi Bung Karno, beberapa uang rupiah bergambar Bung Karno yang bisa menggulung sendiri, lukisan Bung Karno yang konon bagian jantungnya terlihat berdetak, juga beberapa barang peninggalan Bung Karno.
Setelah puas menikmati perpustakaan dan museum, cobalah pergi ke arah utara atau menuju ke lokasi makam. Di sana para pengelana akan disuguhkan dengan kemegahan arsitektur eksterior yang menawan dengan kolam renang dan pilar-pilar serta relief. Dan di lokasi yang agak terpisah di bagian barat atau di pinggir jalan raya terdapat salah satu gong perdamaian dunia yang bergambar bendera setiap negara di dunia dan simbol agama-agama yang ada di dunia.
Untuk sampai ke lokasi makam, kita harus menaiki anak tangga yang lumayan tinggi. Makam Bung Karno terdapat di sebuah pendopo dan di apit oleh makam kedua orangtuanya di kanan dan di kiri. Sebelum masuk makam, kita bisa membeli bunga tabur yang banyak sekali dijajakan di sekitar pintu masuk makam. Di pendopo tersebut kita bisa mengirimkan doa ke pada Bung Karno dan menabur bunga di makamnya.
Saya menyarankan untuk keluar melewati pintu masuk. Karena jika mengikuti arah keluar, maka kita akan diarahkan ke tempat pernak-pernik dan cendera mata. Perjalanan keluar mungkin tidak akan membosankan jika para pengelana memiliki hobi belanja. Namun jika tidak, maka bersiaplah untuk melalui jalan keluar yang panjang, berputar-putar, sumpek, dan gerah.
Komplek Makam Bung Karno terletak di daerah Bendogerit, Kecamatan Senan Wetan. Jika para pengelana berada di pusat Kota Blitar, silakan menuju ke arah utara melalui Jalan Ir. Soekarno. Jarak Komplek Makam Bung Karno dari pusat Kota Blitar sekitar 2 kilometer.
Lokasi untuk parkir kendaraan terpisah dengan lokasi makam dan di kelola oleh warga sekitar. Untuk masuk ke Komplek Makam Bung Karno, pengelana cukup mengisi buku tamu dan membayar retribusi sebesar Rp2.000,00.













