Latest News

Pagilaran Tak Sekedar Kebun Teh

     Kebun teh, bagaimana pun juga, tetap menjadi tempat agrowisata yang paling diminati. Suasana pegunungan yang sejuk, udara segar, dan kondisi alam yang masih asri akan membuat siapa saja yang berkunjung ke kebun teh merasa nyaman dan tenang. Wisata ke kebun teh sangat cocok untuk wahana refresing dan merehatkan pikiran sejenak dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang menambah nilai wisata kebun teh ketimbang objek-objek agrowisata lainnya seperti kebun apel, jeruk, atau stroberi.
     Bicara soal kebun teh yang ada di Jawa Tengah, tentu kebun teh Pagilaran yang terletak di Desa Keteleng, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang tak boleh terlewatkan. Perkebunan teh yang dikelola oleh PT. Pagilaran ini berada di ketinggian 1.000 sampai 1.700 meter di atas permukaan laut dengan luas sekitar 1.100 hektare.
     Selayaknya kebun teh di daerah lain, kebun teh Pagilaran menawarkan panorama alam yang indah.  Sejauh mata memandang yang terlihat hanya dedaunan teh yang hijau bak hamparan permadani yang sangat luas. Di tepi-tepi perkebunan terkadang terlihat deretan pepohonan cengkeh, serta bukit-bukit hijau yang memanjakan mata. Untuk menikmati suasana alam yang asri seperti ini tentu tak cukup jika hanya beberapa jam saja. Di perkebunan teh Pagilaran  terdapat beberapa homestay dan penginapan tempat para pengunjung menginap sambil menikmati suasana alam yang damai. Harganya bervariasi mulai dari seratus ribuan hingga tujuh ratus ribuan rupiah per malamnya.
     Selain menawarkan keindahan dan ketenangan alam, Kebun Teh Pagilaran juga memiliki spot-spot yang sayang untuk tidak dikunjungi seperti Air Terjun Binorong, Curug Kembar, bangunan peninggalan Belanda, lokasi outbound, juga kebun binatang. Di sepanjang jalan juga terdapat warung-warung yang menjajakan hasil perkebunan berupa berbagai jenis teh siap minum yang amat cocok untuk dijadikan cendera mata. Dengan demikian, Kebun Teh Pagilaran amatlah cocok untuk dijadikan destinasi liburan bersama keluarga, kerabat, juga temaan-teman dekat.

     Akses menuju ke Perkebunan Teh Pagilaran tidaklah sulit. Jika berangkat dari Kota Semarang, menuju ke arah barat (Jakarta) via Pantura hingga sampai ke alun-alun Kabupaten Batang. Perjalanan dari Kota Semarang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam. Jika dari Kota Pekalongan, munuju ke arah timur (Semarang) via Pantura hingga sampai ke alun-alun Kabupaten Batang. Dari Kota Pekalongan hingga alun-alun Batang menempuh waktu 1 jam perjalanan. Kemudian dari Alun-alun Kabupaten Batang ambil arah selatan menuju Kecamatan Blado. Di Kecamatan Blado sudah terdapat petunjuk arah menuju Perkebunan Teh Pagilaran. Tiket masuk ke Perkebunan Teh Pagilaran sebesar Rp 5.000,00 per orang (belum termasuk ongkos parkir).
     Seperti objek-objek wisata pada umumnya di Indonesia, Kebun Teh Pagilaran juga tak luput dari kerjaan tangan-tangan usil yang tidak bertanggung jawab sehingga merusak keindahan yang ada. Sebagai manusia yang mengemban tugas memimpin di bumi ini seharusnya kita menjaga dan melestarikan agar keindahan Kebun Teh Pagilaran dapat dinikmati oleh anak-cucu kita di masa yang akan datang. Salam.







Recent Post